Seni Mengarang Cerpen

1. Kalimat Singkat

Kalimat pendek rata-rata berjumlah 10 kata atau kurang  Pangkas kata sifat dan kata keterangan yang tidak ekonomis. Biasakan memilih kata ‘dan’ ketimbang tanda ‘koma’.

Contoh sederhana kalimat pendek umumnya berpola S-P-O.

Mengapa kalimat pendek ?

Otak manusia punya keterbatasan dalam mencerna kalimat panjang dan lebih mudah menyerap informasi dalam bentuk kalimat pendek. Pembaca tidak peduli seberapa kaya kosa kata anda. Pembaca akan berhenti bila merasa tidak bisa terhubung dengan cerpen anda.

2. Paragraf Pendek

Idealnya tiap paragraf hanya berisi satu ide pokok. Cara ini membantu pembaca mencerna informasi. Paragraf pendek tercipta dengan sendirinya bila kita menulis dengan jelas dan mudah dimengerti.

Paragraf panjang tercipta bila penulis tergoda untuk menunjukkan kepada pembaca, betapa luas pengetahuan yang dimilikinya.

Cerita pendek terlihat memotong dengan cepat dari satu adegan ke adegan yang lain (sinematik).

3. Kalimat Positif

Kalimat positif mudah dicerna. Pada dasarnya itu adalah cara mengatakan tentang sesuatu secara lansung daripada memilih mengatakannya dengan cara berlawanan. Contohnya :

  • Kalimat positif : Pedagang K5 menolak rencana penggusuran
  • Kalimat negatif : Pedagang K5 tidak menerima rencana penggusuran

Kalimat positif terasa lebih ringan dan memudahkan pembaca memahami ide-ide yang direpresentasikan.

__________

 

A. Tema

Tema adalah nyawa dari sebuah cerpen. Tema dapat menentukan konflik yang terjadi di dalam cerpen dan tema juga menjadi ide dasar pengembangan seluruh isi cerita cerpen. Tema bersifat general dan umum contohnya adalah, tema pendidikan, romansa, persahabatan, dan lain-lain. 

B. Tokoh dan Penokohan

Tokoh dan penokohan adalah 2 hal yang berbeda di dalam cerpen. Tokoh merupakan orang-orang yang terlibat di dalam cerpen tersebut. Sedangkan penokohan adalah penentuan sifat atau watak tokoh di dalam sebuah cerpen.

Di dalam cerpen ada 3 jenis tokoh yang ditampilkan, yaitu: 1. Antagonis, adalah tokoh yang biasanya memerankan tokoh jahat. 2. Protagonis sering disebut juga dengan tokoh utama yang biasanya berperilaku baik. 3. Tritagonis adalah tokoh yang membantu tokoh protagonis dan menjadi penengah konflik antara tokoh antagonis dan protagonist. Tokoh ini biasanya memiliki sifat bijaksana dan penolong.

READ  Cinta Terlarang

Penokohan sifat atau watak tokoh di atas disampaikan oleh penulis dengan cara: 1. Analitik yaitu penyampaian watak tokoh dengan cara disampaikan langsung oleh penulis. 2. Dramatik yaitu penokohan yang disampaikan dengan tersirat melalui kehidupan atau tingkah laku si tokoh dalam cerita. 

C. Alur (Plot)

Alur adalah urutan atau jalannya cerita di dalam cerpen yang disampaikan oleh penulis. Dalam menyampaikan jalan cerita, ada beberapa tahapan: 1. Perkenalan, 2. Penanjakan, 3. Klimaks, 4. Anti klimaks, 5. Penyelesaian.
Ada 2 jenis alur yang biasanya disampaikan oleh penulis, diantaranya adalah: 1) Alur maju.
Pada alur ini, penulis menceritakan jalan cerita secara urut dari awal yaitu perkenalan-perkenalan tokoh, situasi, kemudian memunculkan masalah, timbulnya masalah, puncak masalah, menurunnya masalah dan kemudian penyelesaian masalah tersebut apakah berakhir bahagia atau tidak. 2) Alur mundur. Penulis menceritakan jalannya cerita secara tidak urut, bisa saja penulis menceritakan konflik dahulu kemudian mengok kembali pada peristiwa yang menyebabkan konflik itu terjadi.

D. Setting (Latar)

Setting mengacu pada tempat terjadinya, suasana, dan waktu di dalam cerita tersebut. Setting memberikan kesan konkret pada suatu cerpen. Ada 3 jenis latar di dalam sebuah cerpen yaitu, latar tempat, waktu dan suasana.

E. Sudut pandang pengarang (Point of view)

Sudut pandang pengarang adalah strategi yang digunakan oleh penulis untuk menyampaikan ceritanya. Sudut pandang bisa menempatkan pengarang sebagai orang pertama, orang kedua, orang ketiga, atau bahkan orang yang berada di luar cerita. 

F. Gaya bahasa

Gaya bahasa adalah ciri khas pengarang dalam menyampaikan tulisan seperti penggunaan diksi, majas, dan pemilihan kalimat di dalam cerpennya.

G. Amanat (Moral value)

Amanat adalah pesan moral yang bisa dipetik di dalam cerpen tersebut. Di dalam sebuah cerpen, moral tidak disebutkan secara tertulis oleh penulis melainkan tersirat dan tergantung pada pemahaman pembaca akan cerpen tersebut.

READ  Kita Sedang Menulis Cerpen!
__Terbit pada
20 November 2021
__Kategori
Langkah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kesunyian

Kesunyian

1 minggu  yang lalu
Seni Mengarang Cerpen

Seni Mengarang Cerpen

1 minggu  yang lalu
Kita Sedang Menulis Cerpen!

Kita Sedang Menulis Cerpen!

1 minggu  yang lalu
Kegelapan

Kegelapan

1 minggu  yang lalu
Cinta Terlarang

Cinta Terlarang

1 minggu  yang lalu